Perbaikan Data
Perbaikan Data khusus anggota
Klik Di Sini

Puncak Safari Ramadhan PHRI Kalbar, Berbagi Kebahagiaan 100 Anak Panti Asuhan

FOTO BERSAMA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalimantan Barat (Kalbar) sukses gelar Safari Ramadhan 2025, di salah satu hotel di Pontianak, Selasa (25/3/2025) sore.suara pemred/luthfi jagaswara PONTIANAK, SP - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalimantan Barat (Kalbar) sukses gelar Safari Ramadhan 2025, di salah satu hotel di Pontianak, Selasa (25/3/2025) sore. Pada kegetian Safari Ramadhan ini, Badan Pengurus Daerah (BPD) PHRI Kalbar mengajak 100 anak panti asuhan dari Tunas Harapan dan Tunas Melati untuk berbuka puasa bersama. Selain itu juga, masing-masing anak panti asuhan mendapatkan santunan dan bingkisan. Safari Ramadhan merupakan kegiatan puncak dari kegiatan PHRI Kalbar selama bulan Ramadhan. Sebelumnya pada awal bulan ramadhan, masing-masing hotel dan restoran di Kalbar menggelar Corporate Social Responsibility (CSR) yaitu tanggung jawab sosial perusahaan. Kegiatan CSR ini merupakan kewajiban perusahaan yang harus dilakukan sesuai dengan dengan undang-undang no 40 tahun 2007. Adapun tamu undangan yang hadir pada kesempatan kali ini diantaranya Syarif Melvin Alkadrie selaku Sultan Pontianak sekaligus DPD RI, perwakilan Kepolisian Daerah, Panglima Daerah Militer XII/Tanjungpura, dan Faorum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Ketua PHRI Kalbar, Edi Chandra dalam sambutannya ia menyampaikan PHRI tidak hanya fokus untuk mendapatkan laba, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar, kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk hadir dan berbagi terutama di bulan suci Ramadan yang penuh rahmat dan ampunan. "Saya mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota PHRI yang telah berpartisipasi dan support mendukung proses kegiatan selama bulan Ramadan, terima kasih juga kepada seluruh tamu undangan yang meluangkan waktu untuk hadir berbagi kebersamaan bersama kami semoga kegiatan ini bisa sebagai momen di masa yang akan datang. Mari kita ciptakan kebersamaan ini sebagai pengingat untuk memperkuat tali persaudaraan di antara kita semua," ucap Edi. Di tempat yang sama perwakilan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, Muchammad Yamin sebagai Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pembangunan mengatakan bahwa pendapatan tebesar pemkot dari pembayaran pajak hotel dan restoran. "Kota Pontianak banyak di kunjungi oleh pariwisata salah satunya karena fasilitas hotel dan restoran yang memadai, dan kami sebagai pemerintah terus mendukung penuh dengan infrastruktur dan keamanan yang kami kerjakan," kata Yamin.Sementara itu Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan tidak dapat hadir lantaran keadaan badan yang kurang sehat karena jadwal yang sangat padat di bulan ramadhan ini, oleh karena itu diwakilkan oleh Linda Purnama, selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kalbar. Dalam sambutannya ia memberikan asperasi kepada PHRI Kalbar karena telah mendongkrak parawisata dan kuliner di Kalbar khususnya di Pontianak. "Pada tahun ini merupakan tantangan untuk pengusaha seperti hotel dan restoran, karena pemerintah tengah mengefesiensi anggaran, jadi inilah pembuktian dari hotel dan restoran untuk berinovasi untuk meraup pendapatan, jadi tidak saja hanya mengandalkan instansi kepemerintahan," ucapnya. Linda juga meambahkan dampak dari kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT, karena salah satu berkah dibulan Ramadhan ini ialah saling berbagi antar sesama umat manusia. Menjelang buka puasa bersama, di isi dengan siraman rohani yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Safi Syahab mengenai meningkatkan takwa kepada Allah dibulan suci ramadhan. (lut)