Ketua BPC PHRI Kabupaten Bogor, Juju Djunaedi. IST MEGAMENDUNG – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor memprediksi hunian hotel di kawasan Puncak pada libur Lebaran nanti akan mengalami penurunan setelah pembongkaran salah satu tempat wisata di kawasan tersebut.Ketua PHRI Kabupaten Bogor, Juju Djunaedi, mengatakan bahwa hunian hotel di Puncak sangat dipengaruhi oleh keberadaan objek wisata di sekitarnya.“Orang yang berkunjung ke Puncak biasanya menginap di hotel sehari, lalu keesokan harinya berangkat menuju tempat wisata yang dituju. Biasanya seperti itu,” kata Juju Djunaedi. Oleh karena itu, pembongkaran salah satu tempat wisata di Puncak pasti akan berdampak pada penurunan hunian hotel di kawasan tersebut.Senada dengan itu, Sekjen PHRI Kabupaten Bogor, Boboy Ruswanto, menjelaskan bahwa objek wisata memang memberikan dampak signifikan terhadap tingkat hunian hotel, baik pada libur akhir pekan maupun libur Lebaran.Ia mencontohkan, hunian hotel sempat sepi saat Taman Safari Bogor tutup sementara pada awal-awal pandemi Covid-19.“Itu, kalau nggak salah, awal-awal pandemi Covid-19, itu memang berpengaruh,” ucap Boboy.Namun, ia berharap hal yang sama tidak terjadi pada libur Lebaran kali ini, karena Hibich Fantasy tidak seramai Taman Safari Indonesia (TSI) dalam hal kunjungan wisatawan.“Tapi saya pikir pasti ada dampaknya, karena sekarang Puncak jadi sepi,” tandasnya.Sebelumnya, pemerintah pusat bersama kementerian terkait dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan upaya pengembalian fungsi resapan air di Puncak dengan membongkar wahana wisata Hibich Fantasy.Selain itu, sejumlah bangunan yang dianggap melanggar karena berdiri di lahan hijau atau resapan juga disegel. =YUS