KabarBaik.co – Kurang beberapa hari memasuki masa liburan Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1446 H, tingkat pemesanan kamar hotel di Kota Batu masih belum ada peningkatan. Hingga kini pemesana tergolong masih lesu. Hingga saat ini, rata-rata pemesanan kamar hotel di Kota Batu masih di bawah 70 persen. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi menyatakan, hingga Kamis (27/3), tingkat pemesanan kamar hotel untuk periode libur Lebaran rata-rata masih berada di angka 50 persen. “Kalau dilihat saat ini hotel yang ada di Kota Batu pemesanan kamar hotelnya antara 60, 70 persen. Lalu, ada yang 30 persen. Namun, rata-rata di sini secara keseluruhan itu mencapai 50 persen,” kata Sujud saat berada di Taman Rekreasi Selecta, Kota Batu, Jumat (28/3). Menurut Sujud, angka 50 persen tersebut merupakan rata-rata pemesanan untuk periode 31 Maret hingga 7 April 2025. “Dibandingkan dengan tahun lalu, tingkat pemesanan kamar hotel pada Lebaran 2025 memang lebih rendah. Tahun sebelumnya pemesanan kamar pada periode yang sama sudah mencapai 70 persen,” jelas Sujud. Sujud menjelaskan, pada tahun lalu saat mendekati Lebaran, tingkat pemesanan hotel antara 70 sampai 80 persen. “Tetapi itu tidak bisa jadi tolak ukur, karena dulu tingkat pemesanan tinggi dan harga kamar naik signifikan bisa sampai 50 persen,” ujarnya. Salah satu penyebab lesunya pemesanan hotel di Kota Batu tahun ini karena daya beli masyarakat yang menurun. Selain itu, harga kamar hotel tahun ini masih menggunakan tarif normal dan tidak mengalami kenaikan signifikan seperti tahun lalu. “Yang jelas, saya tetap optimis bahwa tingkat okupansi hotel di Kota Batu saat libur lebaran bisa mencapai 80 persen,” tandas Sujud. (*) Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google NewsPenulis: P. PriyonoEditor: Hairul Faisal