Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhamad Rifky Juliana TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banten mencatat tingkat okupansi atau hunian hotel di wilayah Banten masih berada di bawah 50 persen per November 2025. Ketua PHRI Banten, GS Ashok Kumar, mengatakan tingkat hunian hotel di Provinsi Banten menjelang Nataru 2025 baru mencapai 30 hingga 40 persen. Namun, angka tersebut dinilai masih fluktuatif dan diperkirakan akan meningkat signifikan pada Desember 2025. Baca juga: Hotel Bintang 5 di Tangerang Ini Bakal Hadirkan Menu Menggugah Selera saat Malam Tahun Baru 2026 “Tingkat hunian hotel saat ini berkisar antara 30 sampai 40 persen. Masih di bawah 50 persen. Tapi harapan kami bisa mencapai tingkat yang tinggi. Walaupun mungkin masih di bawah 100 persen, PHRI optimis akan meningkat di Desember nanti,” kata Ashok, Selasa (25/11/2025). Ia menjelaskan, persentase tersebut merupakan rata-rata okupansi seluruh hotel di Provinsi Banten. Untuk kawasan Tangerang Raya, tingkat hunian tercatat lebih tinggi dibanding wilayah pesisir Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang. “Angkanya lebih tinggi di Tangerang Raya, sekitar 40 persenan dan selalu ramai. Untuk di Kabupaten Serang dan Pandeglang masih rendah. Kalau diambil rata-rata keseluruhan, 30 sampai 40 persenan,” ujarnya. Menurut Ashok, upaya peningkatan hunian hotel dilakukan dengan menyiapkan berbagai penawaran dan paket khusus dari masing-masing hotel. Diskon dan promo juga digencarkan untuk menarik minat tamu dan wisatawan selama periode liburan. “Karena hotel itu bukan menjual destinasi, tetapi menjual atraksi. Makanya kami yakin dan optimis okupansi hotel akan meningkat pada Desember, karena adanya penawaran paket diskon dan promosi,” jelas Ashok.