Perbaikan Data
Perbaikan Data khusus anggota
Klik Di Sini

Kunjungan Wisata Buleleng Naik-Turun

Dari target 1,5 juta kunjungan yang mencakup wisatawan domestik dan mancanegara, hingga Oktober sudah terealisasi sekitar 1,25 juta kunjungan. SINGARAJA, NusaBaliKunjungan wisatawan ke Buleleng mengalami fluktuasi menjelang akhir 2025. Kunjungan wisatawan sempat terdongkrak oleh ajang kejuaraan dunia Vovinam awal November lalu. Namun belakangan, erupsi Gunung Semeru dan insiden kecelakaan wisatawan Cina di Buleleng memberi dampak penurunan, terutama pada wisatawan mancanegara yang melakukan perjalanan overland dari Jawa Timur.Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, I Gede Dody Sukma Oktiva Askara, Kamis (27/11), menjelaskan bahwa pergerakan kunjungan memang tidak stabil pada periode low season seperti bulan November ini. Pengecekan tingkat hunian hotel di kawasan Lovina menunjukkan okupansi rata-rata tetap berada di angka 70 persen untuk hotel berbintang tiga, meskipun terdapat sedikit penurunan dari segmen wisatawan Cina.Menurut laporan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), penurunan ini berkaitan dengan jalur overland wisatawan Cina dari Surabaya menuju Bromo, Ijen, lalu ke Lovina. Erupsi Gunung Semeru membuat beberapa rombongan menunda keberangkatan. Kondisi ini diperparah dengan adanya kecelakaan wisatawan Cina di Buleleng beberapa waktu lalu, meskipun kasus tersebut tidak terkait rombongan overland dari Surabaya.“Dari laporan PHRI, ada penundaan perjalanan rombongan yang connecting dengan travel agen di Surabaya karena situasi Semeru. Dampaknya terasa pada kunjungan Cina daratan,” ungkap Dody.Meski demikian, sektor pariwisata Buleleng tidak sepenuhnya tertekan. Ajang kejuaraan dunia Vovinam yang berlangsung awal November memberikan dampak positif berupa peningkatan length of stay dan pergerakan wisatawan pada sejumlah destinasi. Disdikpora dan KONI Buleleng kini tengah menyiapkan pertemuan lanjutan untuk mendorong pengembangan wisata olahraga sebagai daya tarik baru.Secara keseluruhan, Dody tetap optimistis target kunjungan wisata tahun 2025 dapat tercapai. Dari target 1,5 juta kunjungan yang mencakup wisatawan domestik dan mancanegara, hingga Oktober sudah terealisasi sekitar 1,25 juta kunjungan.“Masih ada peluang besar saat libur Natal dan Tahun Baru. Biasanya kunjungan meningkat signifikan di akhir tahun,” kata pejabat asal Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu, Buleleng ini.7 k23