Perbaikan Data
Perbaikan Data khusus anggota
Klik Di Sini

Disporapar Kendal Putar Otak! Promosi Wisata Tetap Gencar di Tengah Anggaran Ngegas 38 Persen

Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata atau Disporapar Kendal mengikuti dialog membahas soal potensi pariwisata di Kabupaten Kendal. (Lingkartv.com) Kendal, Lingkartv.com – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata atau Disporapar Kendal, turut terdampak pemangkasan anggaran dari pusat, padahal promosi wisata sedang digalakkan. Meski demikian, Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kendal, Ahmad Syahrul Falah, menjelaskan bahwa meskipun terjadi pengurangan anggaran, pihaknya terus mencari celah kerja sama dengan pihak ketiga. Syahrul menyebutkan, pengurangan anggaran untuk sektor pariwisata dari tahun 2024 ke tahun 2025 mencapai 38 persen. Anggaran pariwisata pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp6 miliar, turun dari tahun sebelumnya (2024) yang mencapai Rp10 miliar. Oleh karena itu, Disporapar saat ini berupaya mencari investor yang berorientasi pada pengembangan wisata. Upaya Disporapar Kendal Hadapi Pemangkasan Anggaran Salah satu contoh kolaborasi ini adalah pengembangan wisata paralayang di Curugsewu, Patean, Kendal. Disporapar bekerja sama dengan pihak ketiga untuk menyediakan peralatan bagi pengunjung. “Salah satu contoh, kami bekerja sama dengan pihak ketiga dalam penyelenggaraan peralatan di Curug Sewu bagi pengunjung,” ujar Syahrul pada Jumat (28/11/2025). Selain paralayang, Objek Wisata Curugsewu juga kini menawarkan aktivitas paintball dan rappelling yang dapat dinikmati wisatawan. Terkait target pendapatan asli daerah (PAD), Disporapar mengakui bahwa target tahun 2025 belum tercapai, meskipun realisasinya tidak terpaut jauh dari tahun sebelumnya. “Tahun 2025 ditargetkan sebesar Rp1,9 miliar dan sepertinya untuk tahun ini kami akan berupaya untuk mencapai 95 persen hingga 97 persen,” lanjut Syahrul. Penyusunan Kalender Event Sementara itu, Sub Koordinator Pemasaran Disporapar Kendal, Arif Cahyono, menambahkan upaya lain untuk meningkatkan daya tarik pariwisata Kendal, yaitu dengan penyusunan kalender event. Pihaknya mengundang berbagai organisasi pegiat wisata seperti Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) untuk menyusun kalender event selama satu tahun. Tujuannya agar wisatawan dapat menjadwalkan kegiatan berwisata mereka. Kalender wisata ini dapat diakses di website Disporapar dan diperkuat dengan buku panduan wisata. “Kami akan menyusun kalender event 2026 dengan beberapa organisasi wisata agar menjadi pedoman bagi para wisatawan,” jelas Arif. Arif juga mengungkapkan bahwa pariwisata Kendal dipasarkan melalui kerja sama dengan ASITA agar semakin dikenal di berbagai wilayah Indonesia. Mengenai kunjungan wisatawan mancanegara, Arif mengakui bahwa saat ini banyak pekerja asing yang bekerja di Kawasan Industri Kendal memanfaatkan momentum liburan untuk berwisata di Kabupaten Kendal. (Lingkar Media Group Network – Lingkartv.com) Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari lingkartv.com