Pandeglang, Bantentv.com – Kabupaten Pandeglang terus memperkuat posisinya sebagai daerah tujuan liburan dengan beragam potensi yang dimiliki, mulai dari kekayaan budaya, panorama alam, hingga pesona bahari.Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, kesiapan daerah ini dinilai semakin matang untuk menerima kunjungan masyarakat dari berbagai wilayah.Hal tersebut disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pandeglang, Widiasmanto, yang menegaskan bahwa para pelaku usaha telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari.Menurut Widiasmanto, kreativitas pengelola menjadi kunci utama dalam memberikan pengalaman terbaik bagi para tamu.Pelayanan yang maksimal diharapkan mampu menghadirkan kesan positif, sehingga pengunjung merasa nyaman dan puas selama berlibur di Pandeglang.“Kami sebagai pengelola destinasi wisata sudah menyiapkan segalanya sekreatif mungkin. Harapannya, wisatawan yang datang merasa bahagia dan terkesan, sehingga secara tidak langsung mereka menjadi marketing bagi kita dengan memberikan testimoni positif,” ujarnya.Sejumlah destinasi wisata di Pandeglang menghadirkan beragam paket wisata menarik (Bantentv.com/ Rangga)Ia menjelaskan, Pandeglang menawarkan pengalaman liburan yang relatif lengkap. Pengunjung dapat memilih berbagai aktivitas, mulai dari permainan air dan kegiatan luar ruang, hingga menikmati kekayaan budaya serta keindahan alam yang masih terjaga.Seiring perkembangan tren, Widiasmanto menyebut bahwa pengunjung lokal kini cenderung tertarik pada aktivitas kuliner dan eksplorasi tempat-tempat baru.Kondisi tersebut menjadi perhatian utama para pelaku usaha dalam menyiapkan fasilitas pendukung di berbagai titik tujuan liburan.Baca Juga: PHRI Kab. Serang Pastikan Cuaca Tak Pengaruhi Wisata Anyer CinangkaUntuk menjaga daya tarik selama periode Natal dan Tahun Baru, para pengusaha hotel dan restoran sepakat tidak melakukan kenaikan tarif secara signifikan. Sebagai gantinya, berbagai penawaran disiapkan agar liburan tetap berkualitas dan ramah di kantong.“Dengan adanya paket wisata ini, kami ingin memastikan orang-orang bisa menikmati liburan yang berkualitas namun tetap terjangkau,” tambah Widiasmanto.Meski demikian, PHRI Pandeglang mengakui tantangan yang dihadapi pada akhir tahun ini tidak ringan. Faktor cuaca ekstrem serta kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil turut memengaruhi tingkat kunjungan.Pada tahun 2024 lalu, tingkat keterisian hotel sempat mencapai 80 persen. Untuk akhir libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, para pelaku usaha tetap berupaya mendekati capaian tersebut dengan mengedepankan aspek keamanan dan kenyamanan, demi menjaga keberlangsungan sektor wisata di Pandeglang.Editor Siti Anisatusshalihah