Ringkasan Berita: Wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang mulai berkurang seiring berakhirnya akhir pekan di awal Januari 2026 Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki mengatakan, dari laporan yang ia terima, para wisatawan mulai meninggalkan hotel per Minggu (4/1/2026) Agoes Basoeki menyebut, mereka yang datang ke Kota Malang dan menginap di hotel kebanyakan adalah rombongan keluarga SURYAMALANG.COM, MALANG - Wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang mulai berkurang seiring berakhirnya akhir pekan di awal Januari 2026. Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki mengatakan, dari laporan yang ia terima, para wisatawan mulai meninggalkan hotel per Minggu (4/1/2026). "Mulai hari ini mereka sudah banyak yang pulang," katanya kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (4/1/2026). Para wisatawan pulang ke rumah masing-masing dan akan menjalankan aktivitas seperti biasa mulai awal pekan depan. Agoes Basoeki menyebut, mereka yang datang ke Kota Malang dan menginap di hotel kebanyakan adalah rombongan keluarga. "Ya karena mulai kerja kembali besok. Banyak yang pulang hari ini," imbuhnya. Rerata okupansi hotel di Kota Malang pada penghujung pekan ini di di angka 60 persen. Menurut Agoes, angka itu terbilang normal, bahkan cenderung baik jika dibandingkan pada tahun lalu. Baca juga: Viral Fenomena Halo Matahari Terjadi di Langit Kota Malang, Ini Penjelasan dari BMKG Karangploso "Tahun lalu bisa di bawah 50 persen. Memang kan Januari menjadi musim yang sulit bagi perhotelan," ujarnya. Agoes menjelaskan kegiatan wisata tahun ini di Kota Malang terbilang lebih baik. Wisatawan disebutnya lebih siap berwisata. "Mereka mempersiapkan segalanya sehingga wisata menjadi lebih aman dan nyaman." "Mulai dari jadwal kedatangan sampai menyiapkan fasilitas yang lain untuk menikmati wisata di Kota Malang," katanya. Kemacetan di Kota Malang juga disebut Agoes tidak begitu berdampak pada minat wisatawan yang datang. Kemacetan hanya terkonsentrasi di kawasan Kayutangan, selebihnya, arus lalu lintas bisa ditolerir oleh wisatawan. "Jadi wisatawan bisa mencari alternatif lain untuk berwisata."