Ringkasan Berita:* Tingkat hunian hotel di momen libur Natal dan Tahun baru capai 80 persen * Pengunjung terbagi dan tidak menumpuk di satu waktu * Akhir pekan menjadi kunjungan paling tinggi Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pangandaran mencatat tingkat okupansi hotel selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 di Kabupaten Pangandaran mencapai 80 persen. Ketua PHRI Kabupaten Pangandaran, Agus Mulyana, mengatakan hingga Sabtu malam tingkat hunian hotel masih terjaga di angka 80 persen. Bahkan, khusus kamar perhotelan yang berada di kawasan Pantai Pangandaran, okupansi hampir penuh. "Untuk hotel di Pantai Pangandaran okupansinya mencapai sekitar 96 hingga 97 persen. Puncaknya tadi malam, terutama di Pantai Pangandaran dan Batukaras yang selalu ramai," ujar Agus dihubungi Tribun melalui WhatsApp, Minggu (4/1/2026) siang. Meski demikian, Agus menyebut okupansi hotel di Kabupaten Pangandaran secara keseluruhan belum mencapai 100 persen. Baca juga: 12 Kecelakaan Laut dan 2 Orang Meninggal Selama Libur Natal dan Tahun Baru di Pangandaran Hal itu disebabkan masih adanya sejumlah kamar yang kosong, terutama di pondok wisata dan homestay yang tidak dilengkapi fasilitas pendingin udara (AC). "Jadi masih ada beberapa pondok wisata di Pangandaran dan homestay non-AC yang kosong," katanya. Menurutnya, satu faktor yang memengaruhi belum maksimalnya tingkat hunian hotel adalah tren wisata alam di daerah lain dan panjangnya masa libur Nataru tahun ini. "Sekarang kan lagi tren wisata ke Yogyakarta. Terus, waktu liburnya cukup panjang. Jadi, wisatawan datangnya tidak menumpuk di satu waktu, tapi tersebar setiap hari," ucap Agus. Di sisa masa libur panjang ini, Agus berharap jumlah kunjungan wisatawan ke Pangandaran terus meningkat, termasuk yang menginap di hotel dan penginapan. "Ya, mudah-mudahan ke depannya sesuai dengan harapan kita," ucapnya. Marcomm The Allure Villas Pangandaran, Ahmad Syafi’i Lubis, mengatakan, tingkat okupansi di tempatnya masih sangat tinggi hingga akhir libur Nataru. "Alhamdulillah, masih ramai. Mulai 25 Desember 2025 sudah mulai ramai, dan tanggal 26 dan 27 Desember okupansi memuncak. Sampai saat ini tingkat okupansi masih di atas 95 persen," ujar Lubis.(*)